Mata Sering Lelah Karena Gadget? Coba 5 Cara ini agar Mata Tetap Sehat

Penggunaan gadget terlalu lama bisa membuat mata lelah, kering, dan terasa perih. Coba 5 cara sederhana ini agar mata tetap nyaman dan sehat.

Muhammad Fajri

8/3/20264 min read

Mata lelah karena terlalu lama menggunakan gadget
Mata lelah karena terlalu lama menggunakan gadget

Hampir setiap hari kita menggunakan gadget untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, atau sekadar mencari hiburan. Tanpa disadari, waktu di depan layar bisa berlangsung selama berjam-jam.

Akibatnya, mata mungkin terasa berat, perih, kering, berair, atau mengalami pandangan kabur sementara. Beberapa orang juga merasakan sakit kepala setelah terlalu lama menatap layar. Kondisi ini sering disebut sebagai mata lelah karena gadget atau ketegangan mata akibat penggunaan layar.

Kabar baiknya, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu membuat mata terasa lebih nyaman. Berikut lima cara yang bisa Anda coba setiap hari.

Mengapa Gadget Bisa Membuat Mata Lelah?

1. Terapkan Aturan 20-20-20

Ilustrasi aturan 20-20-20 untuk mengurangi mata lelah
Ilustrasi aturan 20-20-20 untuk mengurangi mata lelah

Saat melihat layar, mata terus bekerja untuk mempertahankan fokus pada jarak dekat. Mata juga harus menyesuaikan diri dengan ukuran tulisan, kontras, kecerahan, dan perubahan tampilan pada layar.

Selain itu, kita biasanya berkedip lebih jarang ketika sedang fokus membaca atau menonton. Padahal, berkedip membantu menyebarkan lapisan air mata ke permukaan mata. Jika frekuensi berkedip berkurang, mata dapat terasa lebih kering dan mudah lelah.

Jarak layar yang terlalu dekat, pencahayaan ruangan yang kurang sesuai, serta posisi duduk yang tidak nyaman juga dapat memperparah rasa tidak nyaman pada mata.

Salah satu cara yang paling mudah dilakukan adalah menerapkan aturan 20-20-20.

Setiap menggunakan gadget selama 20 menit, alihkan pandangan ke benda yang berjarak sekitar 20 kaki atau kurang lebih 6 meter selama 20 detik. Benda yang dilihat bisa berupa pohon, gedung, atau objek lain yang berada cukup jauh.

Kebiasaan ini memberi kesempatan bagi mata untuk beristirahat dari fokus jarak dekat. Agar tidak lupa, Anda bisa memasang pengingat di ponsel atau menggunakan fitur pengingat waktu istirahat pada komputer.

Jika pekerjaan mengharuskan Anda menatap layar dalam waktu lama, lakukan jeda singkat secara berkala. Berdiri, berjalan sebentar, atau melihat ke luar jendela juga dapat membantu mengurangi ketegangan akibat duduk terlalu lama.

2. Atur Kecerahan dan Posisi Layar

Posisi duduk dan layar yang tepat saat menggunakan komputer
Posisi duduk dan layar yang tepat saat menggunakan komputer

Layar yang terlalu terang atau terlalu redup sama-sama dapat membuat mata bekerja lebih keras. Sesuaikan tingkat kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan di ruangan.

Usahakan agar tidak ada pantulan lampu atau jendela yang mengganggu pandangan. Anda juga dapat mengaktifkan mode gelap atau fitur pengaturan warna layar jika terasa lebih nyaman bagi mata.

Jaga jarak pandang yang wajar dari layar. Untuk laptop atau komputer, letakkan layar sedikit di bawah garis pandang mata dengan jarak yang nyaman. Hindari menggunakan ponsel terlalu dekat dengan wajah, terutama dalam posisi berbaring.

Selain membantu mata, posisi layar yang tepat juga dapat mengurangi ketegangan pada leher, bahu, dan punggung.

3. Gunakan Pencahayaan Ruangan yang Sesuai

Pencahayaan ruangan yang nyaman saat menggunakan gadget
Pencahayaan ruangan yang nyaman saat menggunakan gadget

Menggunakan gadget di ruangan yang terlalu gelap dapat membuat perbedaan antara cahaya layar dan lingkungan sekitar terasa lebih menyilaukan. Sebaliknya, cahaya yang terlalu terang atau langsung mengarah ke layar dapat menimbulkan pantulan.

Gunakan pencahayaan ruangan yang cukup dan merata. Letakkan sumber cahaya di samping atau di belakang Anda, bukan langsung di belakang layar atau tepat di depan mata.

Saat membaca melalui ponsel pada malam hari, sebaiknya gunakan lampu ruangan yang lembut. Jangan hanya mengandalkan cahaya dari layar karena kondisi tersebut dapat membuat mata terasa lebih cepat lelah.

4. Beri Waktu Mata untuk Beristirahat

Beristirahat sejenak dari layar untuk menjaga kesehatan mata
Beristirahat sejenak dari layar untuk menjaga kesehatan mata

Mata juga membutuhkan waktu istirahat, terutama setelah menjalani aktivitas dengan layar sepanjang hari. Setelah menyelesaikan pekerjaan atau belajar, cobalah mengurangi penggunaan gadget untuk sementara.

Gunakan waktu tersebut untuk melakukan aktivitas yang tidak memerlukan fokus pada layar, seperti berjalan santai, berbincang, merapikan rumah, atau menikmati pemandangan di luar ruangan.

Tidur yang cukup juga penting untuk membantu tubuh dan mata memulihkan diri. Jika memungkinkan, hindari menggunakan gadget menjelang tidur agar mata dan pikiran memiliki waktu untuk lebih rileks.

Kapan Mata Lelah Perlu Diperiksakan?

Mata lelah setelah menggunakan gadget biasanya dapat membaik setelah beristirahat. Namun, jangan abaikan keluhan yang terus berulang atau semakin mengganggu aktivitas.

Pertimbangkan untuk memeriksakan mata jika Anda mengalami pandangan kabur yang menetap, nyeri mata, mata merah yang tidak kunjung membaik, sakit kepala berulang, atau kesulitan melihat dengan jelas pada jarak tertentu.

Pemeriksaan juga dapat membantu mengetahui apakah Anda membutuhkan kacamata atau penyesuaian ukuran lensa. Jangan menunda konsultasi jika keluhan terasa berat atau muncul secara tiba-tiba.

Kesimpulan

Mata lelah karena gadget dapat dipengaruhi oleh kebiasaan menatap layar terlalu lama, jarang berkedip, posisi layar yang kurang tepat, dan pencahayaan yang tidak sesuai.

Untuk membantu menjaga mata tetap nyaman, terapkan aturan 20-20-20, berkedip lebih sering, atur kecerahan layar, gunakan pencahayaan yang cukup, dan berikan waktu istirahat bagi mata.

Jika keluhan berlanjut atau mengganggu penglihatan, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata. Menjaga kesehatan mata dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Konsultasikan keluhan Anda secara gratis melalui WhatsApp. Klik tombol WhatsApp di website kami untuk mendapatkan informasi dan arahan awal mengenai pemeriksaan mata yang sesuai.

Lihat Artikel Lainnya